Minggu, 15 Juli 2007



HOT NEWS !
Pemeo lama tentang HOT NEWS - tampaknya sudah harus berubah. Bukan lagi "Manusia menggigit anjing itu Baru Berita," tapi "Manusia minum air kencing Moka - tidak hanya Baru berita, tapi ini Berita Baru !"

Senin, 09 Juli 2007

Tahukah anda tentang apa sih "Special Event" itu ?
Special Event adalah suatu kegiatan kerjasama antara kegiatan Public Relations (PR) sesuatu intitusi dengan kalangan jurnalistik. Tujuan dari kerjasama ini adalah dalam rangka membangun suatu image positif suatu institusi di mata publik. Sebagai contoh : Dua orang artis sinetron (laki dan perempuan) yang popularitasnya sudah menurun diupayakan menjadi naik kembali dengan cara membikin suatu berita heboh tentang hubungan keduanya, misalnya diberitakan keduanya kedapatan selingkuh disebuah tempat rahasia. Keduanya menuntut kepada pers yang memberitakannya untuk membuktikan kebenarannya. Setelah seolah-olah saling ngotot tentang fakta dan data. Akhirnya melalui pengacara yang juga seolah-olah mewakilinya, berita tersebut dapat dinyatakan tidak benar. Pers yang dituntut seolah-olah mengaku bersalah dan menyatakan minta maaf. Kedua artis tersebut praktis namanya melambung lagi. Padahal ini hanya akal-akalan dari PR kedua artis tersebut dengan pihak pers yang telah dibayarnya. Apakah Anda sudah merasa mendapatkan kejadian seperti itu ?
Sir Mick Jagger patut dijuluki sebagai The Lifetime News Maker. Betapa tidak. Sejak kemunculannya di era '60-an hingga sekarang, segala tindak-tanduknya tetap menjadi sensasi hangat bagi pers. Tidak hanya di Inggris atau Amerika, sampai pelosok daerah terpencil di Indonesia pun - sudah begitu akrab dengan namanya. Coba saja ingat, setiap pucuk pimpinan di suatu kelompok (terutama dikalangan dunia kriminal), selalu saja disebut sebagai Jagger-nya.
Ketika dia dianugrahi gelar"Sir" oleh Keluarga Kerajaan Inggris, tidak hanya sempat menjadi polemik di kalangan entertainment saja. juga terjadi di keluarga The Rolling Stones sendiri. Sobat abadinya - Keith Richard - sempat protes keras agar Jagger tak menerima gelar biru tersebut. Tapi Jagger punya pendekatan tersendiri untuk mengatasinya. Dia menerima gelar tersebut, hanya sebagai social relations saja. Dia tetap bisa meyakinkan publik, bahwa dia bersama The Stones, akan tetap menyuarakan teriakan generasi anti kemapanan. Under the my thumb, o yeee ...



Mari bergabung dalam Komunitas Jurnalistik Indonesia.
Disini Anda dapat menimba ilmu dan bertukar pikiran
mengenai seluk beluk dunia jurnalistik.